Google  
Web    Images    GroupsNew!    News    Froogle    more »
  Advanced Search
  Preferences    
 Web Results 1 - 10 for blackide[definition].  
 
    
« Home

Posts

1st
 
     Archives
February 2006
March 2006
April 2006
June 2006
July 2006
 
     Links
Link Elektro Je!
Hobby Electronic !!
National Geographic
How Economic You are:D
imazahra
joke frog

Tips Memuji dan Dipuji dalam Islam

Di antara fenomena umum yang kita temui dalam
kehidupan sehari-hari, adalah fenomena pujian.
Secara garis besar, pujian bisa diklasifikasikan
dalam tiga bentuk: pujian yang diucapkan untuk
menjilat, pujian yang sifatnya basa-basi, serta
pujian yang diucapkan sebagai ekspresi
kekaguman.

Bila disikapi secara proporsional, pujian bisa
menjadi hal positif yang memotivasi kita agar terus
meningkatkan diri. Namun, kenyataannya, pujian
justru lebih sering membuat kita lupa daratan, dan
lepas kontrol. Semakin sering orang lain memuji
kita, maka semakin besar potensi kita untuk
terlena, besar kepala, serta hilang kendali diri.
Padahal Allah Swt. mengingatkan dalam
firmanNya: "Maka janganlah kamu menganggap
dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui
siapa orang yang bertakwa. (Qs. Al-Najm; 32)

Agar dapat menyikapi pujian secara sehat, Nabi
Saw. memberikan tiga kiat yang sangat menarik
untuk diteladani. Pertama, selalu mawas diri
supaya tidak terbuai oleh pujian yang dikatakan
orang. Oleh karena itu, setiap kali ada yang
memuji beliau, Nabi Saw. menanggapinya dengan
doa:
Ya Allah, janganlah Engkau hukum aku karena
apa yang dikatakan oleh orang-orang itu. (HR. Al-
Bukhari)

Lewat doa ini, Nabi Saw. mengajarkan bahwa
pujian adalah perkataan orang lain yang potensial
menjerumuskan kita. Ibaratnya, orang lain yang
mengupas nangka, tapi kita yang kena getahnya.
Orang lain yang melontarkan ucapan, tapi malah
kita yang terjerumus menjadi besar kepala dan
lepas kontrol.

Kedua, menyadari hakikat pujian sebagai topeng
dari sisi gelap kita yang tidak diketahui orang lain.
Karena, sebenarnya, setiap manusia pasti
memiliki sisi gelap. Dan ketika ada seseorang
yang memuji kita, maka itu lebih karena faktor
ketidaktahuan dia akan belang serta sisi gelap kita.
Oleh sebab itu, kiat Nabi Saw. dalam menanggapi
pujian adalah dengan berdoa:
Dan ampunilah aku dari apa yang tidak mereka
ketahui (dari diriku). (HR. Al-Bukhari)

Dan kiat yang ketiga, kalaupun sisi baik yang
dikatakan orang lain tentang kita adalah benar
adanya, Nabi Saw. mengajarkan kita agar
memohon kepada Allah Swt. untuk dijadikan lebih
baik dari apa yang tampak di mata orang
lain. Maka kalau mendengar pujian seperti ini,
Nabi Saw. kemudian berdoa:
Dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang
mereka kira. (HR. Al-Bukhari)

Selain memberikan teladan kiat menyikapi pujian,
Nabi Saw. dalam keseharian beliau juga
memberikan contoh bagaimana mengemas pujian
yang baik. Intinya, jangan sampai pujian yang
terkadang secara spontan keluar dari bibir kita,
malah menjerumuskan dan merusak kepribadian
sahabat yang kita puji. Ada beberapa teladan yang
dapat disarikan dari kehidupan Nabi Saw., yaitu di
antaranya:

Pertama, Nabi Saw. tidak memuji di hadapan
orang yang bersangkutan secara langsung, tapi di
depan orang-orang lain dengan tujuan memotivasi
mereka. Suatu hari, seorang Badui yang baru
masuk Islam bertanya tentang Islam. Nabi
menjawab bahwa Islam adalah shalat lima waktu,
puasa, dan zakat. Maka Orang Badui itupun
berjanji untuk menjalankan ketiganya dengan
konsisten, tanpa menambahi atau menguranginya.
Setelah Si Badui pergi, Nabi Saw. memujinya di
hadapan para Sahabat, Sungguh beruntung kalau
ia benar-benar melakukan janjinya tadi. Setelah
itu beliau menambahi, Barangsiapa yang ingin
melihat penghuni surga, maka lihatlah Orang
(Badui) tadi. (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari
Thalhah ra.)

Kedua, Nabi Saw. lebih sering melontarkan pujian
dalan bentuk doa. Ketika melihat minat dan
ketekunan Ibn Abbas ra. dalam mendalami tafsir
Al-Quran, Nabi Saw. tidak serta merta memujinya.
Beliau lebih memilih untuk mendoakan Ibn Abbas
ra.:Ya Allah, jadikanlah dia ahli dalam ilmu agama
dan ajarilah dia ilmu tafsir (Al-Quran). (HR.Hakim,
dari Said bin Jubair). Saat Nabi Saw. melihat
ketekunan Abu Hurairah ra. dalam mengumpulkan
hadits dan menghafalnya, Beliau berdoa agar Abu
Hurairah ra. dikaruniai kemampuan untuk tidak
lupa apa yang pernah dihapal, dan dikabulkan
Allah.

dadar
Tips Memuji dan Dipuji dalam Islam - Sunday, February 19, 2006 -

Post a Comment


Result Page: 

 






 


 

Search within results | Language Tools | Search Tips | Dissatisfied? Help us improve


Google Home - Blogger - Blogger Templates

© 2005 blackide